Mengintip Sekilas Sejarah Pembebasan Irian Barat

0
14

Tidak lengkap rasanya jikalau cuma memahami bahwa monumen pembebasan Irian Barat tiba tiba berdiri tanpa memahami sejarahnya. Indonesia sebenarnya sudah berusaha untuk kembali merebut Irian Barat dengan lakukan bermacam perjanjian serta rundingan dengan Belanda. Namun bertahun th. lamanya segala upaya yang sudah ditempuh tidak menghasilkan hasil. Sehingga berkenan tidak berkenan mesti manfaatkan langkah lain. https://www.hunanbardstown.com/

Di Tahun 1961, Presiden RI yang pada pas itu Ir. Soekarno menggagas sebuah pergerakan yang disebut dengan Trikora atau Tiga KomAnda Rakyat. Terbentuklah komando Mandala yang pas itu dipimpin segera oleh panglima Mayor Jendral Soeharto. Komando Mandala ini bertugas untuk menyelenggarakan operasi militer dengan rencana dan persiapan sebelumnya, manfaat untuk merebut kembali Irian Barat ke Bumi Pertiwi.

Perjuangan tersebut tentunya tidak mudah. Indonesia mengorbankan banyak hal jadi dari materi, hingga jiwa raga para pejuangnya. Indonesia pasti saja mesti menyediakan peralatan militer jadi dari pesawat, persenjataan hingga kapal untuk mengusir Belanda. Hingga tepat di th. 1962, Irian Barat kembali ke NKRI. Dan Monumen Mandala ini dijadikan sebagai bukti dan saksi perjuangan Indonesia merebut Irian Barat.

Bangunan Monumen Mandala Artistik dan Mengedukasi

Monumen mandala punyai nova88 login ketinggian 75 mtr. dengan 4 lantai di dalamnya. Untuk menaranya sendiri punyai ketinggian 62 mtr. sama layaknya th. dimana Indonesia sukses melepaskan Irian Barat. Monumen dibangun dengan desain aspek tiga yang sama sisinya sebagai simbol Trikora. Ketika Anda berkunjung ke Monumen Mandala di anggota bawah Anda bisa lihat relief lidah api yang melambangkan dorongan yang berkobar dan tak dapat dulu padam.

Tak cuma itu, ada juga patung bambu runcing sebanyak 27 yang digunakan sebagai simbol instrumen perjuangan secara fisik rakyat jaman itu. Monumen ini juga dikelilingi dengan kolam yang melambangkan kejernihan dalam berpikir. Ketika Anda mendongakkan kepala ke atas Anda dapat lihat harde atau penangkal petir. Harde ini dibuat seakan dapat meraih langit dan melambangkan cita cita tinggi yang dapat diraih.

Pada lantai pertama Anda mengambarkan perjuangan pahlawan asli area setempat. Di lantai ke-2 Anda bisa lihat perjuangan pahlawan nasional. Lantai dua juga ada galeri dan ruang pertemuan yang masih difungsikan hingga pas ini. Pihak pengelola lebih-lebih menyewakannya untuk acar seminar maupun pertemuan lainnya. Untuk belakang monumen Anda bisa lihat panggung dengan 3 tribun dan sering diselenggarakan bermacam pertunjukkan.

Mengunjungi monumen mandala tak cuma dapat lihat bangunan megahnya saja. Anda juga bisa lihat relief yang mengelilingi monumen. Relief ini mengambarkan perjuangan, suasana dan juga adegan pada pas itu. Sementara di dalam monumen Anda dapat disuguhkan dengan 12 diorama yang menyebutkan peristiwa bersejarah yang letakknya berada di lantai 1. Di lantai 2 juga punyai 12 diorama yang mengambarkan perebutan Irian Barat.

Meskipun sudah berdiri sejak lama, aura perjuangan dan dorongan masih bisa Anda rasakan. Jika untungkan Anda bisa naik ke anggota tertingginya dengan mengeluarkan cost tambahan. Untuk lihat dari menara pengawas Anda cuma mesti merogoh kock jadi Rp. 10 ribu, tapi hal ini cuma bisa saat carry berfungsi. Membawa buah hati atau keluarga dapat menjadi pengalaman baru untuk tingkatkan wawasan terutama berkenaan perjuangan bangsa merebut tanah Papua.